Did You Love Me?? Part 3

Author : Kintanrahmi

Main cast : Kintan, Super Junior, Shinee, Chaeri, Inyoung, dan Ririn

Genre : Romance

Rating : PG -15

Disclaimer : ini ff aku yang ngetik aku tapi idenya dari aku dan tuhan tentunya. Sungmin dan Kintan punya aku sisanya silahkan diangkut kerumah masing masing. Aku gak suka dengan namanya siders, plagiator, dan ngebash. Hargailah karya orang agar karyamu dihargai :D

Author Pov

“Kita mau kemana??” Tanya Kintan bingung saat mereka sudah ada di pesawat milik keluarga Kim alias milik keluarganya.

“Kita akan ke Jeju island!!!!” ucap Hyuk riang yang emang duduk di sampingnya.

“Ha? Ngapain?” Tanya Inyoung bingung

“Ya bersenang senanglah Inyoung~~” Donghae tersenyum

“Kita nginap dimana ntar oppa?” Tanya Ririn

“Di villa keluargaku..” Siwon tersenyum

“Sekalian kita ntar naik kapal pesiar milik keluargaku!!!” ucap Sungmin riang.

“Mulai nyombongin kekayaan orang tua u,u” Ucap Hankyung.

“Aish!! Kenapa aku juga harus ikut sih -____-“ Omel Kyuhyun.

“Tak papa~~ kau kan lagi stress lagipula ntar kan ada yang bakal nemenin kau Kyu~~” Kangin mengerling jail kearah Chaeri yang sedang asiknya ngobrol ama Key.

“Cieeeeeee~~” Ucap Taemin iseng. Namun tidak di respon Kyuhyun dan dia malah memilih tidur di kursinya.

Beberapa jam kemudian…..

“Jejuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!” Pekik Ririn senang.

“Kedengarannya kayak Jaejoong~~ telpon Jaejoong ah~~ uda lama gak ngisengin dia kkk~~” Kintan mulai menelpon Jaejoong.

“Ririn jangan jauh jauh!!” Pekik Hankyung.

“Nde oppa!!” Ucap Ririn sambil mengancungkan jempolnya.

“Hyung lebih baik kau mengikutinya…” Bisik Shindong.

“Wae?? Aku mau masak.. lagipula Kintan itu mengkhawatirkan tau..” Hankyung memilih cuek saja dan mengikuti arah Kintan yang mulai berlari lari kecil sambil tertawa mengisengi Jaejoong.

“Hyung.. Ririn itu yeoja chingumu!!! Awasi saja Ririn…” Ucap Onew.

“Aish… lalu Kintan gimana??” Tanya Hankyung masih memandangi Kintan yang mulai agak jau dari pandangannya.

“Dia itu bukan anak kecil… biarkan dia berjalan jalan sebentar untuk menenagkan otaknya.. dia kan baru selesai ujian semester… “ Ucap Kibum.

“Sudah hyung pacaran aja ama Ririn noona~~” Jonghyun mendorong pelan bahu Hankyung.

“Araseo… jaga Kintan yah??”

“Sip!!!” Kelima anak yang suatu saat nanti terkenal dengan nama Shinee itu mengancungkan jempolnya kearah Hankyung.

“Ririn!!!” Pekik Hankyung dan mengejar Ririn yang masih asik sendiri bermain pasir.

“Terus kita ngapain??” Tanya Key.

“HEI!!! MAIN YUUUUUK!!!” Teriak Inyoung semangat 45.

“Ayoooooooo!!!” Kelima bocah itu berlari kearah Inyoung dan bermain bersama. Mereka lupa dengan sesuatu.

Tak terasa hari sudah mulai gelap. Mereka pun pulang ke villa milik keluarga Siwon.

“Ayo ini makanannya sudah siap…” Ririn dan Inyoung tersenyum dan menghidangkan makanan untuk makan malam (gak mungkin Chaeri karna semua masih sayang nyawa). Mereka pun mulai menyantap dengan tenang, sampai Siwon yang sadar dengan sesuatu. Kintan mana?!!!!!

“Loh Kintan mana??” Tanya Siwon bingung. Semua lalu menoleh kearah kursi yang memang khusus untuk Kintan. Dan saling berpandang pandangan dan mengangkat bahu bingung.

“Mwo?!! tidak ada yang tau??” Tanya Heechul yang memang datang terlambat dengan Yesung, Ryeooeok, Kangin dan Siwon yang kembali lagi ke seoul karna ada urusan.

“Tadi kan dengan Hankyung hyung…” Ucap Sungmin.

“Aku dengan Ririn sampai sore…” Ucap Hankyung.

“Iya.. oppa denganku..” Bela Ririn.

“Kalian bukannya kusuruh menjaga Kintan -_____-“ Hankyung memelototi kelima orang yang duduk di depannya.

“Tadi noona ada kok!!! Iyakan Minho??” Key menyenggol bahu Minho.

“Nde.. tadi ada…” Minho mengangguk.

“Aish… kenapa bisa begini sih?? Bisa dibunuh appa dan eomma kalo anak perempuan mereka ilang!!” Heechul mengacak rambutnya kesal.

“Sudah hyung tenang.. jangan emosi…” Yesung menenangkan hyungnya.

“Kau Cho Kyuhyun!! Kenapa tidak mengawasi noonamu!!” Omel Heechul.

“Gimana mau mengawasi?? Dari tadi siang aku disumpal kue oleh Inyoung dan dipaksa bermain bersama…” Ucap Kyuhyun.

“Habisnya… Kyuhyun oppa wajahnya suntuk banget…” Ucap Inyoung sambil menunduk.

“Sudahlah Inyoung ini bukan salahmu..” Yesung tersenyum dan mengelus kepala Inyoung. Donghae manyun liat Yesung yang perhatian dengan Inyoung.

“Ya sudah.. sehabis makan malam kita cari dia…” Lanjut Yesung.

Mereka kembali makan dengan tenang. Namun auranya agak lain. Aura iblis Heechul dan aura kelam Yesung menyelimuti ruang makan. Ditambah aura Siwon yang cukup menyeramkan dan memandang Hankyung sinis.

“Eee… hyung.. bisa tidak mengeluarkan auramu??” Tanya Kyuhyun yang agak takut.

“Berisik!!! “ Bentak Heechul.

Sementara Kintan sendiri……….

“Huaaaaaaaa aku dimana????” Kintan duduk meringkuk memegangi kedua lututnya. Dia sudah benar benar tersesat. Hpnya sudah mati dari tadi setelah mengerjai Jaejoong dan dia sadar sudah terlalu jauh dari teman temannya.

“Aku lapar lagi… aish.. eomma anakmu lapaaaar… huaaa Jaejoong aku minta maaf padamu huaaaaaaaaaaaaaaaaa….” Kintan mulai menangis.

Miaw… miaw…

Seekor kucing kecil menghampiri Kintan.

“Kyaaaa.. ada kucing~~ kemariiii” Kintan menggendong kucing itu dan memeluknya erat. Kucing itu aslinya berwarna oren putih namun karna tidak terurus warnanya sedikit usang. Tampaknya kucing itu dibuang oleh pemiliknya terdahulu.

“Kau kotor sekali kucing kecil… kau seolah olah tidak dibutuhkan dan tidak diperdulikan lagi di dunia ini… orang yang kau sayangi tidak memperdulikanmu dan malah membuangmu” Kintan mengelus kucing itu lembut. Kata kata yang dia ucapkan seolah olah menggambarkan hidupnya yang sekarang seperti itu. Bulir bulir airmata kembali jatuh dari pelupuk matanya.

Miaw.. miaw… miaw..

Kucing itu menjilati air mata Kintan yang terus mengalir.

“Hahaha.. kau berusaha menenangkanku ya?? Aish.. kyeopta…” Kintan mengelus lagi bulu kucing itu seakan tidak merasakan bahwa kucing itu kotor.

Kita kembali ke tempat orang orang yang sudah selesai makan. Mereka bersiap siap mencari Kintan.

“Oppa.. kami ikut…” Ucap Ririn.

“Rin.. kamu jaga rumah aja.. Inyoung Chaeri Taemin dan Minho kalian di rumah saja Minho kau jaga yah mereka..” Ujar Yesung.

“Nde hyung..” Minho mengangguk

“Ok kita berpencar sekarang… semuanya berpencar kecuali Onew Jjong dan Key.. kalian bertiga…” Leeteuk memberi instruksi.

“Nde!!!” Mereka semua pun langsung berlari pergi.

Kintan tengah duduk bersama kucing kecil temuannya tadi. Airmatanya terus saja jatuh. Dia benar benar takut dan kelaparan.

“Aish.. kenapa tidak ada makanan disini?? “ Gerutu Kintan kesal.

Srek srek…

Kintan menoleh dan menatap kearah semak semak.

“Siapa disana!!!” Pekik Kintan.

Srek srek.. Suaranya semakin mendekat.

“Yaaa!!! Apa itu!! Eomma!!!!” Pekik Kintan dan air matanya semakin deras keluar.

Srek srek…

“Huaaaaaa eomma aku janji akan jadi anak yang baik!! Huaaaa tidak akan menjahili Kyuhyun lagi!!!!” Kintan memeluk kucing kecilnya. Ia menutup matanya karna takut dengan hal yang akan terjadi namun dua buah tangan yang hangat memeluknya dengan lembut.

“Akhirnya.. ternyata kau disini..” Suara berat yang dia kenal terdengar di telinga Kintan.

“Hyuk… hyuk…” Gumam Kintan.

“Iya.. aku disini Kintan…” Bisik Eunhyuk.

“Hyuuuuk.. aku takut….” Suara Kintan bergetar.

“Tenang.. ada aku disini…” Eunhyuk melepas pelukannya agar bisa menatap Kintan namun dicegat Kintan yang semakin mengeratkan pelukannya.

“Jangan.. aku tidak mau sendiriran lagi… tidak boleh…” Kintan menggeleng kuat dan menangis lagi. Tubuhnya bergetar hebat.

“Tidak.. aku tidak akan pergi.. aku hanya ingin melihat wajahmu.. memastikan kau tidak papa…” Akhirnya Kintan melepaskan pelukannya. Eunhyuk menatap Kintan. Disibaknya beberapa helai rambut yang menutupi wajah Kintan. Dapat dilihatnya mata Kintan yang sembab karna terlalu banyak menangis. Tubuhnya sangat lemah karna terlalu lelah.

“Kau sangat lelah… tidurlah..” Eunhyuk tersenyum.

“Tidak.. aku tidak mau… nanti saat aku membuka mataku lagi.. aku akan sendirian.. kau tidak ada disampingku… aku tidak mau…” Kintan memegang erat baju Eunhyuk.

“Akan kupastikan saat kau membuka matamu ada aku disampingmu yang menjagamu.. jadi tidurlah…” Eunhyuk tersenyum lembut.

“Jinjja?? Baiklah Hyuk..” Kintan menutup matanya namun tangannya masih memegang erat baju Eunhyuk.

“Tidur yang nyenyak Kinnie…” Eunhyuk mengecup lembut kening Kintan dan menggendongnya dengan bridal style. Ditaruhnya kedua tangan Kintan di lehernya dan berjalan perlahan menuju villa Siwon.

“Hyung!!! Eunhyuk hyung membawa noona!!!’ Pekik Taemin.

“Kintan!!” Inyoung berlari kearah Eunhyuk.

“Sssstt.. dia tidur…” Eunhyuk menyuruh semua orang diam.

Miaw.. miaw..

“Eh kucing??” Gumam Chaeri heran dan mengelusnya.

“Chaeri.. kucingnya kotor…” Ririn menatap Kucing itu takut. Kintan terbangun saat Eunhyuk menidurkannya di tempat tidur.

“Itu kucingku… jangan diusir…” Ucap Kintan.

“Iya.. sudah tidur yah…” Eunhyuk menyelimuti Kintan.

“Jangan pergi…”

“Tidak.. aku disini kok…” Eunhyuk mengelus rambut Kintan dan duduk di tepi kasur.

“Gomawo…” Kintan tersenyum dan tidur kembali.

“Saranghae…” Bisik Eunhyuk perlahan.

Siwon yang hendak masuk kaget mendengar perkataan Eunhyuk. Dia kembali kalah selangkah dari orang lain.

“Aish.. Kintan…” Gumam Siwon lirih.

To be continued…

 

Fiuh!!! *elap keringat di baju Kyuhyun* akhirnya part 3 jadi juga~~ horeeeeeee!!! Disini romancenya dapet walau agak kacau balau. harap maklum.. saya gak bakat bikin ff romance yang bener bener romance (?) maafin banyak typo yah.. ini lagi berusaha biar gak banyak typonya. Oh iya sebenernya aku mau bikin ff yang judulnya Hurt Love and Destiny. Ini nih kayak novel gitu (?) sebenernya aku bikin ini kerja sama aku dengan Kim Chaeri~~ tapi Kim Chaerinya sibuk melulu jadi aku yang bakal ambil alih dalam ceritanya. Nah gimana menurut kalian lebih baik aku buat aja atau kagak??? Komentar dari kalian yah~~ annyeong ^^

 

Satu respons untuk “Did You Love Me?? Part 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s